Adat Istiadat : Pengertian, Unsur, Jenis, dan Contohnya

Posted on

Pengertian Adat Istiadat-Sumberbelajar.co.id dalam kesempatan kali ini kita akan membahas mulai dari Pengertian Adat istiadat ,unsur, jenis dan contohnya. yuk simak brikut ini penjelasanya

Adat Istiadat

Adat Istiadat? Secara gelobal,adat istiadat ialah suatu sistem norma atau bisa dikatakan kelakuan yang tumbuh atau berkembang. Dan dijunjung tinggi oleh masyarakat secara turun-temurun sehingga berintegrasinya dengan pola perilaku didalam masyarakat.

Berdasarkan etimologi kata pengertian adat istiadat berasal dari bahasa Arab yang mempunyai arti kebiasaan. Dalam hal ini adat-istiadat diartikan sebagai perbuatan yang dilakukan oleh masyarakat yang berulang-ulang dan menjadi kebiasaan yang dihormati oleh masyarakat dalam suatu lingkup tertentu dimana adat-istiadat tersebut berlaku.

Menjadi kebiasaan yang terbentuk dan berkembang di lingkungan masyarakat tersebut. Dan dianggap memiliki nilai beserta dijunjung tinggi dan dipatuhi oleh masyarakat di lingkungan tersebut.

Sistem tersebut memiliki unsur tertentu sehingga terciptalah suatu prilaku dalam lingkungan tersebut. Secara berulang-ulang dan terus-menerus dan wajib diikuti oleh masyarakat yang meyakininya. Hal ini lebih bersifat khusus ada juga yang bersifat secara umum.

Sistem tersebut memiliki unsur tertentu sehingga terciptalah suatu prilaku dalam lingkungan tersebut secara berulang-ulang dan terus-menerus. Wajib diikuti oleh masyarakat yang meyakininya ,hal ini lebih bersifat khusus ada juga yang bersifat secara umum.

Adat Istiadat Menurut Ahli-Ahli

Supaya lebih paham apa itu adat istiadat, maka kita dapat berpengangan pada pendapat beberapa para ahli-ahli berikut ini:

M. Nasroen

Menurut M. Nasroen, Pengertian adat istiadat ialah suatu sistem pandangan hidup yang abadi atau kekal. Serta aktual karena berdasarkan pada bermacam-macam ketentuan yang terdapat pada alam yang nyata dan bernilai positif, kemakmuran, kebersamaan yang merata, dan berguna sesuai tempat, waktu atau keadaan.

READ  Pengertian Teks Cerita Sejarah: Struktur, Ciri, Jenis, Kaidah

Jalaludi Tunsam

Menurut Jalaludi Tunsam. Pengertian adat istiadat ialah suatu cara atau kebiasaan yang mengandung arti norma, nilai kebudayaan. Serta hukum yang lazim dilakukan dalam suatu linkup daerah.

Soekanto

Menurut Soekanto, Pengertian adat istiadat berarti ikatan kuat dalam suatu kelompok masyarakat, dan tergantung pada kelompok masyarakat setempat yang mendukungnya.

Soepomo Raden

Menurut Raden Soepomo, Pengertian adat istiadat ialah suatu hukum yang tidak tertulis tetapi terdapat dalam peraturan legislatif. Hukum hidup sebagai konvensi dalam badan hukum negara, dan hidup sebagai peraturan atau kebiasaan pada kehidupan di desa ataupun di kota.

Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI)

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, adat istiadat ialah suatu aturan, perbuatan dan sebagainya yang sudah lazim. Dilakukan sejak dahulu, dan cara berperilaku menjadi kebiasaan, wujud gagasan, kebudayaan, yang terdiri dari nilai-nilai norma kebudayaan, hukum dan aturan yang terikat dengan yang berkaitan menjadi suatu sistem.

Unsur-unsur Dalam Adat Istiadat

Suatu perilaku atau kebiasaan bisa dikatakan sebagai adat istiadat maka harus memenuhi unsur-unsur dibawah ini:

Nilai Budaya

Nilai Budaya adalah gagasan atau ide mengenai hal tertentu yang dianggap penting bagi suatu lingkungan masyarakat. Misalnya nilai budaya seperti menghargai atau menghormati orang yang lebih tua, saling bergotong-royong dan rukun dengan sesama Dll.

Sistem Hukum

Adat istiadat memiliki sistem hukum yang merupakan ketentuan bersifat tegas dan mengikat bagi seluruh lingkangan masyarakat tersebut.

Sistem Norma

Merupakan beberapa ketentuan atau aturan yang sifatnya mengikat sekelompok masyarakat atau warga yang tinggal di daerah tertentu.

Aturan Khusus

Dalam adat istiadat memiliki aturan bersifat khusus yang mengikat warga yang biasanya aturan khusus berlaku secara terbatas.

READ  Pengertian Norma Kesusilaan dan Contoh

Perilaku atau kebiasaan bisa dikatakan sebagai adat istiadat jika memiliki empat unsur di atas. Dimana setiap unsur tidak dapat dipisahkan antara satu dengan yang lain.

Disamping itu adat-istiadat memiliki sifat yang abadi dan mengikat untuk membuat masyarakat dalam lingkungan tersebut takut untuk melanggarnya.

Apabila ada yang melanggarnya, maka anggota masyarakat tersebut akan mendapatkan sanksi keras, baik sanksi formal ataupun informal. Sanksi formal biasanya diberikan oleh penegak hukum setempat seperti polisi, ketua -ketua adat, tokoh-tokoh agama atau yang lainnya. Sedangkan untuk sanksi informal bisa berupa pengasingan dari lingkungan.

Beberapa Jenis Adat

Setelah kita membahas pengertian adat istiadat dan unsur-unsur dalam adat istiadat yang harus ada di dalamnya seperti yang sudah dibahas diatas, berikut ini adalah beberapa jenisnya:

Adat istiadat

Merupakan ketetapan atau aturan yang berlaku di masyarakat dalam suatu daerah dan harus ditaati oleh masyarakat yang tinggal di wilayah tersebut.

Adat yang diadatkan

Jenis adat yang dibuat oleh datuk yang dituakan di dalam suatu daerah supaya perencanaan di bidang ekonomi dan sosial masyarakat dilingkungan setempat bisa seimbang.

Adat sebenar adat

Adat yang sumbernya dari alam dimana isinya di dalam tidak dapat diubah sampai kapanpun. Contoh ketika hujan deras turun dan kemudian sungai dipenuhi dengan kotoran-kotoran sampah, dan akan dapat menyebabkan banjir yang terjadi di wilayah tersebut.

Adat taradat

adat tradat/tersadar ini adalh merupakan adat yang dibuat melalui musyawarah dengan masyarakat dilingkungan setempat, dimana adat ini sangat menjunjung tinggi nilai-nilai yang ada dan tumbuh berkembang dalam masyarakat dilingkungan setempat.

Contoh Tradisi dan Adat di Indonesia

Tradisi dan Adat di berbagai daerah di wilayah Indonesia berasal dari warisan dari nenek moyang masing-masing suku bangsa. Berikut ini adalah contoh-contoh kebiasaan tersebut:

  1. Sekaten, adalah upacara dalam memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, setiap tahun yang dilaksanakan di Yogyakarta. Didalam ritual ini. Pihak Keraton mengadakan pawai yang membawa hasil bumi masyarakat setempat dan diarak oleh Abdi Dalem dan prajurit-prajurit Keraton.
  2. Tedak Siten, adalah upacara selamatan atau syukuran masyarakat Jawa ketika seorang bayi sudah mulai bisa berjalan. Dalam ritual Tedak Siten, bayi tersebut dimasukkan didalam kurungan ayam dan akan diberikan barang-barang tertentu, alat tulis, uang, dan yang lain sebagainya.
  3. Mangongkal Holi, adalah tradisi mengagali kuburan yang akan dilakukan oleh masyarakat suku Batak di Sumatera utara untuk di bongkar. Dalam prosesinya tulang-tulang dari kuburan yang digali tersebut, akan dipindahkan ke kuburan yang baru agar supaya kuburan anggota keluarga yang sudah meninggal menjadi satu tempat lokasi.
  4. Ngaben, adalah tradisi pembakaran jenazah yang dilakukan oleh masyarakat suku Bali. Tradisi ini merupakan warisan leluhur masyarakat suku Bali yang dipercaya bahwa dengan membakar jenazah maka roh leluhur menjadi suci dan roh mereka dapat beristirahat dengan tenang.
  5. Mappalili, adalah upacara turun sawah yang berada Sulawesi Selatan yang diselenggarakan untuk mengawali musim bercocok tanam padi. Menurut kepercayaan masyarakat setempat, dalam upacara ini bertujuan untuk mencegah hama atau bencana besar yang akan merusak tanaman padi.
READ  Tujuan Dasar Penelitian dan Variabel Penelitian

Demikianlah penjelasan ringkas dari sumberbelajar.co.id mengenai Arti adat istiadat, unsur,jenis dan contohnya didalam kehidupan di masyarakat Indonesia. Semoga artikel ini bisa menambah wawasan kamu dan bermanfat sampai bertemu lagi dilain artikel.

Baca Juga :